Sebuah Blog Pribadi Biasa

Tips Agar Bisa Konsisten Menulis


Assalamu'alaikum. Menulis adalah kegiatan yang sangat menyenangkan sekaligus sebagai terapi yang baik bagi jiwa kita. Seseorang bisa menulis apa saja yang ia mau, walau pun tulisan itu hanya catatan pribadi nya sendiri. Namun yang perlu diingat adalah efisiensi manfaat dari menulis untuk diri sendiri yang dapat membantu seseorang dalam mengembangkan diri. Betapa banyak orang yang pada awal nya hanya menulis catatan pribadi lalu kemudian menjadi seorang penulis yang sukses dan dikenal banyak orang. Apa rahasianya? Salah satu nya ialah karena konsistensi mereka yang tidak kenal lelah walau pun banyak hambatan yang datang.

Bagaimana cara nya agar kita menjadi konsiten menulis? Tiap penulis punya tips sendiri-sendiri dalam hal ini, namun saya yang hanya penulis amatir ini akan memberikan sedikit pengalaman untuk menjawab pertanyaan tersebut.

1. Cintailah Dunia Tulis-Menulis

Cinta sejati tak pernah mengharapkan imbalan atau pun penghargaan. Karena cinta sejati mengalirkan ketulusan, keikhlasan dan kebaikan. Begitu pun dalam dunia tulis-menulis, seseorang yang sudah mencintai dunia tulis-menulis akan menomorsatukan rasa cinta nya itu, dan mengesampingkan apa yang sebenarnya pantas ia dapatkan. Ia akan terus menulis dan menulis walau pun tak mendapatkan apa pun, baik materi, ketenaran mau pun pujian dari orang lain. Yang ada di pikiran nya adalah kesungguhan nya yang membuat ia selalu tak ingin berpisah dari dunia tulis-menulis walau pun ia tak dijanjikan dengan imbalan apa pun. Bagi nya rasa cinta itulah yang memantapkan hati nya untuk terus menekuni dunia tulis-menulis tersebut.

Ketika sudah mencintai dunia tulis-menulis, maka hal-hal yang menyangkut tentang ketenaran, materi atau pun penghargaan tidak akan menggoyahkan kemantapan jiwa nya untuk terus konsisten menulis. Ada kepuasan batin tersendiri yang bisa ia peroleh yang tidak bisa dinilai dengan hal-hal yang telah disebutkan tadi. Bagaimana cara nya agar perasaan cinta itu bisa tumbuh? Cara nya adalah dengan bersungguh-sungguh dan menganggap dunia tulis-menulis itu adalah bagian dari hidup mu yang harus engkau jaga dan pelihara. Bukan berarti saya mengajak Anda agar berhenti bermimpi untuk menjadi seorang penulis yang sukses. Tidak, bukan seperti maksud saya. Mungkin Anda pernah mendengar atau membaca banyak kisah cinta yang berujung kepada kebahagiaan karena ketulusan hati nya, seperti itulah yang saya maksud.

2. Acuhkan para Haters

Haters tidak akan menangis saat engkau menangis, dan haters tidak akan tertawa saat engkau tertawa. Dia akan tertawa saat engkau menangis, dan ia akan menangis saat engkau tertawa. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena haters tidak akan pernah senang dengan semua kebaikan yang engkau lakukan, sebaliknya dia senang ketika mengetahui bahwa kamu sedang berada di posisi yang buruk. Mau diladeni? Gak usah, capek! Diemin aja, biar dia yang capek sendiri. Jangan pedulikan haters yang selalu mencari-cari kesalahanmu. Masih banyak para lovers yang akan selalu menyayangimu. Masih ada orang baik di dunia ini kalau kamu yakin. Haters adalah sampah yang harus dibuang? Tidak juga, karena mereka bisa menjadi sangat berguna untuk mengkoreksi diri kita.

Ketika ada haters yang membenci, mencaci dan menghina kegiatan menulis kita. Entah membenci diri kita, entah mencaci tulisan kita, atau malah menghina hobi menulis kita, maka jangan Anda hiraukan kebencian nya itu. Walau ucapan mereka sering menyerang secara frontal, namun ambil hikmah nya saja. Itu berarti mereka memperhatikan diri Anda. Teruslah menulis walau pun mulut mereka sampai berbusa-busa. Jangan patah semangat dan hilang arah. Kalau Anda merasa tidak melakukan hal yang salah, lalu kenapa harus berhenti menulis? Kecuali kalau tulisan Anda yang memang bermasalah dan tak patut ditulis dan dibaca. Intinya, hadapi haters dengan senyum terbaik Anda. Jadikan saja mereka sebagai energi tambahan yang membuat Anda ingin terus berlari dan berlari.

3. Buat Jadwal Menulis

Membuat jadwal menulis sangat berguna untuk membantu kita agar tetap konsisten dalam menulis. Buatlah jadwal menulis yang paling baik menurut Anda, sehingga kegiatan lain tidak akan terganggu. Anda bisa menjadwalkan menulis pada hari-hari dan jam-jam tertentu, sesuai dengan selera Anda. Kalau Anda mampu, Anda bisa tiap hari menulis pada jam-jam tertentu. Membuat jadwal menulis ini bertujuan agar Anda bisa lebih teratur dalam kegiatan menulis, sehingga Anda punya agenda tersendiri yang sulit untuk Anda tinggalkan. Namun perlu diingatkan agar Anda tetap bijak dalam membuat jadwal menulis agar tidak terkesan terlalu memaksakan diri yang akan berdampak pada hal-hal yang tidak Anda inginkan. Intinya buatlah jadwal yang paling pas dan paling efektif agar Anda merasa nyaman.

Kalau saya pribadi, saya lebih menyarankan untuk menjadwalkan kegiatan menulis 3 kali dalam seminggu. Saya tidak menyarankan untuk menulis setiap hari, karena kita juga butuh istirahat dan refreshing. Takutnya nanti kita mudah bosan dan merasa terbebani kalau harus menulis setiap hari. Padahal menulis itu bukanlah sebuah beban melainkan sebuah kesenangan yang harusnya bisa dibuat enjoy. Bagaimana kalau seminggu sekali? Ya boleh, tapi saya rasa itu bisa membuat kita menjadi kurang gairah dan kurang produktif. Masih lebih mending 2 kali dalam seminggu. Anda bisa menulis di hari Senin dan Kamis misalnya, hemmm ibarat puasa sunnah Senin-Kamis hehehe :). Tapi terserah Anda sih mau nya bagaimana, karena Anda sendiri yang akan menjalani nya.

4. Perbanyak Referensi

Jangan pernah malas membaca kalau ingin mengembangkan tulisan Anda. Di luar sana ada banyak tulisan yang belum Anda baca, baik dari buku, majalah, koran, buletin, sampai media online. Bukan hanya di situ, media elektronik jangan dilewatkan juga. Kenapa disuruh memperbanyak referensi? Jawaban nya simple, karena kita butuh berbagai bahan mentah untuk dijadikan tulisan. Kalau kita kekurangan bahan, tulisan kita kurang berbobot. Karena pembaca sekarang ini mulai cerdas, mereka tahu mana tulisan yang berbobot dan mana tulisan yang asal-asalan. Maka dari itu jangan malas mencari referensi kalau mau konsisten menulis.

Memperkaya referensi tidak harus melalui buku-buku teks yang super tebal dan berat. Namun bagi yang ingin membuat tulisan ilmiah, maka sangat disarankan untuk memakai buku seperti itu sebagai kitab induk. Untuk yang gemar menulis tentang informasi, tips dan trik, bisa dengan bebas mencari referensi. Kumpulkan, kemudian buat 'sari' nya agar mudah dibaca dan dipahami. Sesekali bertanyalah kepada orang lain untuk meminta tambahan, siapa tahu orang tersebut memiliki ilmu dan pengalaman tentang apa yang akan Anda tulis. Makin banyak referensi, makin luas pengetahuan Anda dan makin enak dalam menulis.

5. Jangan Dibuat Susah

Menulis sebenarnya tidaklah serumit yang dibayangkan, tapi mengapa kita sering membuat nya menjadi rumit? Apa yang sebenarnya melatarbelakangi seseorang sehingga membuat nya menjadi rumit? Keragu-raguan, ya keragu-raguan itulah penyebab nya. Kalau mau konsisten, maka hilangkan lah keragu-raguan itu sedari dini agar tidak menghambat kegiatan menulis Anda. Percaya diri lah bahwa Anda bisa melakukan nya, dan akan selesai cepat atau lambat. Yakin lah bahwa apa yang Anda lakukan itu akan bermanfaat bagi Anda nanti nya. Dan pastikan bahwa Anda akan tetap menulis walau apa pun yang akan terjadi. Sehingga sudah tidak ada lagi alasan bagi Anda untuk membuat nya menjadi rumit.

Kalau sedari awal Anda bisa meyakinkan diri Anda, in sya Allah-Anda bisa terus menulis sampai tua. Sehingga Anda nanti nya bisa menghasilkan banyak tulisan. Jika Anda sudah memiliki ide tulisan, cobalah untuk segera dituangkan ke dalam sebuah tulisan sebelum ide tersebut hilang atau terlupa oleh Anda. Jangan ragu untuk menuliskan kalimat pertama tulisan tersebut, jangan Anda simpan terlalu lama di otak Anda. Buatlah tulisan tersebut secara mengalir saja, bila ada yang kurang maka carikan referensi nya. Tidak perlu ragu atau pun takut untuk mencoba nya. Kalau tidak dicoba maka tidak akan pernah bisa Anda tahu apakah tulisan tersebut bisa selesai atau tidak. Jangan membuat rumit pekerjaan yang sebenarnya tidak rumit. Enjoy saja dan tetap lah menulis sampai kapan pun.

Nah itulah tadi tips bagaimana agar kita bisa tetap konsisten menulis. Semoga dapat membantu Anda semua nya. Kalau ada yang kurang, baik dari segi isi atau pun kurang dipahami, harap maklum saja. Karena ini hanyalah pengalaman pribadi saya yang memang kurang banyak dan kurang berbobot. Anda bisa tuliskan saran dan kritik di kolom komentar jika mau. Saya sangat welcome dengan masukan Anda. Semoga bermanfaat dan selamat menulis. Allahu muwafiq

Tag : Menulis
6 Komentar untuk "Tips Agar Bisa Konsisten Menulis"

menghilangkan rasa malas itu yang paling sulit gan...

saya rasa semua penulis pasti pernah merasakannya, cuman ada yang bisa meminimalisirnya mas

poin ke 5 sangat setuju gan
karena saat menulis selalu saja ada yang mengganjal di hati dan pikiran

terutama kalau lagi inget sama masalah cinta :)

Alhamdulillah mendapat pengetahuan tambahan lagi..
thanks gan artikelnya memotivasi saya dan sangat inspiratif..

iya sama2 mas, semoga tambah semangat menulis yah

Mohon agar tidak menyertakan link aktif saat berkomentar!

Back To Top